Ketika malam tiba sejuk menyapa
Rindang pohon menghantui jalanmu
Angin dingin menyelubungi
Kabut bertebaran di sudut ruang
Berlalu bersama debu
Satu sosok hidup dalam benakmu
Selalu mengucapkan maaf
Entah kepada siapa gerangan maaf itu
Dalam pencarianmu kau temui
Mimpi mimpi yang selalu menyertai
Angin darimana datangnya
Wujud hanya dalam mimpi
Selalu mencoba menyampaikan pesannya
Senandung cinta yang dititipkan
Karena mawar telah pergi
Meninggalkan jubahnya untuk kekasih abadi
Cintanya akan tetap bersama yang di tinggalkan
Walaupun terpisahkan ruang dan waktu
Namun cinta akan tetap menunggu
Sampai tiba waktunya untuk bertemu